Nov 16
Ada sebagian orang yang bingung apa
yang harus dilakukan saat suatu komputer terhubung dengan suatu jaringan. pada
artikel ini saya mencoba untuk memberi sedikit tips seting jaringan di linux.
karena ada sebagian pengguna linux bingung bagai mana cara menyeting
jaringannya, walau pun sekarang sudah banyak linux keluaran versi yang baru
memberikan beberapa kemudahan dalam melakukan penyetingan jaringan atau dengan
kata lain sudah menggunakan GUI (General User Interface) sepeti pada windows.
Dalam melakukan penyetingan jaringan
ini saya akan membahas mengenai 3 hal yaitu menyeting ip, menyeting samba,
menyeting koneksi internet. untuk menyeting kita menggunakan beberapa perintah
yang ada pada console linux.
Yang
pertama
Menyeting ip bertujuan untuk
menjukan atau memeberi id pada komputer kita yang akan terhubung dengan
jaringan, sehingga baik itu komputer kita atau komputer lain dapat saling berkomunikasi.
harus di ingat bahwa dalam melakukan kita harus masuk sebagai user dengan
prioritas tinggi atau administrator sering disebut juga root “#”. buka console
atau terminal pada linux anda kemudian masuk sebagai user root dengan perintah
$su root
Setelah itu kita masukan ip yang
kita mau sesuai dengan jaringan yang kita gunakan
#ifconfig
[eternet][space][ip_anda][space][netmask][broad_cast]
#ifconfig eth0 192.168.123.2 netmask
255.255.255.0
Jika dalam jaringan yang anda
gunakan terdapat gateway tinggal tambahkan
#route[space][add][space][default][space][ip_gateway]
#route add default gw 192.168.123.1
Jika kita ingin kedua peintah
tersebut autorun saat kita manjalankan linux, tinggal kita menambah kan kedua
perintah diatas kedalam file
/etc/init.d/boot.local atau
/etc/rc.d/rc.local pada redhat dengan menggunakan editor text
#pico /etc/init.d/boot.local
ifconfig eth0 192.168.123.2
netmask
255.255.255.0
route add default gw 192.168.123.1
Dan apabila pada jaringan anda
terdapat DNS Server tinggal ditambahkan ip_DNS nya saja pada file
/etc/resolv.conf,
kita dapat mengedit dengan tex editor vi , pico , dan lain
lain
#pico /etc/resolv.conf
Apabila pada jaringan anda tidak
terdapat gateway dan DNS Server maka tidak perlu dilakukan perintah tersebut
dilakukan cukup ifconfig saja
oke jika pada tahap ini tidak ada
masalah maka sukses pertama sudah anda selesaikan, jika error pada perintah
ifconfig maka bisa jadi Ethernet nya blom kedetek. untuk mendeteksi nya ketikan
#lsmod[space][pipe][grep][space][ethernet]
Atau
#lsmod | grep PCI
#lsmod | grep eth
Jika terdeteksi tinggal di modprobe
#modeprobe[space][nama_ethernet]
Untuk men disable jaringan cukup
dengan mengetikan
#/etc/init.d/network stop
Untuk redhat
#/etc/rc.d/network stop
Yang kedua
Pada bagian ini kita akan membicarakan
tentang sharing file di linux ini bertujuan agar kita bisa berbagi file dengan
komputer lain, tidak lucu kan kalau bisa jaringan tapi tidak bisa sharing file,
“kembali ke console atau terminal”. untuk sharing file kita menggunakan samba
apa itu samba, samba adalah suatu prangkat aplikasi UNIX yang menggunakan
protocol SMB (server message block). pada linux dengan versi terbaru sudah
tersedia perangkat samba ini namun jika belum tersedia, kita bisa download di :
http://samba.org/
untuk instalasinya paket source
dengan
# tar[space][options][nama_file]
#tar –xjzvf
smb-scripts-server-xxx.tar. bz2
#cd
#./configure
#make
#make install
Setelah selesai instalasi saat nya
konfigurasi kita bisa mengedit file /etc/samba/smb.conf dengan editor text
#pico /etc/samba/smb.conf
# smb.conf is the main Samba
configuration file. You find a full commented
# version at
/usr/share/doc/packages/samba/examples/smb.conf
# Date: xxxx-xx-xx
[global]
workgroup = Linux os level = 2
time server = Yes
unix extensions = Yes
encrypt passwords = yes map to guest
= Bad User printing = CUPS
printcap name = CUPS
socket options = SO_KEEPALIVE
IPTOS_LOWDELAY TCP_NODELAY
wins support = No
veto files =
/*.eml/*.nws/riched20.dll/*.{*}/
server string = Samba_server domain
master = false
domain logons = no
local master = no preferred master =
auto
;; ldap server =
127.0.0.1
;; security = user
[Home]
comment = Home directory path =
/home
writable = yes browseable = yes
printable = no
secara default seperti
tampilan di atas untuk melakukan perubahan
dapat dilakukan dengan menabahkan perintah pada baris berikutnya
[nama_folder_sharing]
comment = keterangan_folder path =
letak_folder
writable = optionsnya browseable =
optionsnya printable = optionsnya
contoh
[Musik]
comment = Multimedia
path = /home/guest/musik
writable = no browseable = yes
printable = no
untuk [global] merupakan setingan
samba secara keseluruhan, kita dapat merubah sedikit sesuai dengan keperluan
“workgroup = Linux” nama workgroup yang digunakan adalah linux,
“server string = Samba_server”
pemberian mana komputer anda dijaringan dengan nama Samba_server. sebagai
contoh kita ubah setingan [global]
[global]
workgroup = Aliya os level = 2
time server = Yes
unix extensions = Yes
encrypt passwords = yes map to guest
= Bad User printing = CUPS
printcap name = CUPS
socket options = SO_KEEPALIVE
IPTOS_LOWDELAY TCP_NODELAY
wins support = No
veto files =
/*.eml/*.nws/riched20.dll/*.{*}/
server string = kemal domain master
= false domain logons = no local master = no
preferred master = auto
;; ldap server =
127.0.0.1
;; security = user
Jika kita mau
menambah file yang mau disharing tinggal
tambahkan pada baris berikutnya dengan
[nama_folder_sharing]
comment = keterangan_folder path =
letak_folder
writable = optionsnya
browseable = optionsnya printable =
optionsnya
setelah anda selesai melaukan seting
pada samba kini saat nya kita restart sambanya dengan perintah
#/etc/init.d/smb restart
Untuk redhat
#/etc/rc.d/smb.local restart
Untuk men disable samba cukup
mengganti “restart” dengan “stop”
Untuk mengetes apakah samba sudah
berjalan, coba kita buka broser kita, dalam hal ini saya menggunakan Konqueror
bawaan KDE. pada Konqueror cukup ketikan “smb://ip_komputer”
Sedangkan untuk melihat work group
yang lain cukup ketikan “smb:/”
Pada saat membuka computer kita
samba meminta autentifikasi ini dapat dihilangkan dengan menambah 2 bari test
pada [global] yaitu
guest ok = yes guest only = yes
sehingga menjadi
[global]
workgroup = Aliya os level = 2
time server = Yes
unix extensions = Yes encrypt
passwords = yes map to guest = Bad User printing = CUPS
printcap name = CUPS
guest ok = yes guest only = yes
socket options = SO_KEEPALIVE
IPTOS_LOWDELAY TCP_NODELAY
wins support = No
veto files = /*.eml/*.nws/riched20.dll/*.{*}/
server string = kemal domain master
= false domain logons = no local master = no
preferred master = auto
;; ldap server =
127.0.0.1
;; security = user
Nah jika tetap
mau menggunakan kode autentifikasi maka
kita harus mengeset nya terlebih dahulu dengan perintah
#smbpasswd[space][option][space][nama_user_dikomputer_anda]
Yang
ketiga
Pada tahap ini kita akan melakukan
seting pada koneksi internet, dalam hal ini saya menggunakan vpn. jika pada
linux yang anda gunakan belum punya vpn maka bisa download :
http://openvpn.net/ atau
http://openvpn.net/index.php/access-server/download-openvpn-as.html
tinggal di extract dan di install
#tar –xzvf vpn.tgz
#cd vpn
#./runme.sh
Setelah selesai instalasi maka kita
edit file /etc/ppp/chap_secret dan /etc/conf.d/ifcfg- pptp0 dengan text editor
#pico /etc/ppp/chap_secret
# Secrets for authentication using
CHAP
# client
server secret IP addresses
Tinggal tambahkan pada baris
berikutnya sesuai kolom : client = id_user , server =
ip_server_vpn , secret = password ,
IP addresses = ip_kita ,sehingga menjadi
# Secrets for authentication using
CHAP
# client server
secret IP addresses
113040015 10.14.203.5
kerenlah 192.168.123.2
Pada /etc/conf.d/ifcfg-pptp0 tinggal
di edit
#pico /etc/contab/ifup
PEERDNS=”no” DEVICE=”pptp0″
ONBOOT=”no” USERCTL=”yes” PERSIST=”no”
DEBUG=”no” DEFROUTE=”no” PPPOPTIONS=””
MRU=””
MTU=””
IDLETIMEOUT=””
VPN_HOST=”IP_server_vpn”
VPN_USER=”id_user”
Sehingga menjadi
PEERDNS=”no” DEVICE=”pptp0″
ONBOOT=”no” USERCTL=”yes” PERSIST=”no” DEBUG=”no” DEFROUTE=”no” PPPOPTIONS=””
MRU=””
MTU=””
IDLETIMEOUT=””
VPN_HOST=”10.14.203.5″
VPN_USER=”11040015″
Untuk menjalankan vpn anda harus
masuk sebagai root dengan menjalankan perintah
#ifup-pptp
Untuk menghentikan
#ifdown-pptp
Menyeting browser, pada linux kita
bisa menggunakan Konqueror namun jika pada linux anda terdapat mozilla dapat
digunakan juga.
Tahap
menyeting Konqueror.
- buka Konqueror kemudian klick
setting , configure pilih proxy , use proxy dan pilih mauly kemudian
kilck setup ,masukan ip_proxy nya
- Kemudian tab pilih SOCKS pilih
enable socks dan pilih auto detect
- Untuk mozilla , caranya gampang
tinggal klick tools, options, advanced,
network,setting , maual
configuration, kemudian masukan ip_proxy
semua setingan telah selesai
semoga sukses dan bermanfaat.
TRIMAKASIH.....
Komentar
Posting Komentar